Pilkada koltim

Bawaslu Wakatobi Imbau Pendukung Paslon Hindari Black Campaign dan Ujaran Kebencian

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Situasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 di Kabupaten Wakatobi para tim dan pendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati mulai saling serang hingga saling mencaci melalui akun media sosial. Untuk itu, Bawaslu Wakatobi mengimbau kepada seluruh tim dan pendukung pasangan calon menghindari blakc campaign (kampanye hitam) dan ujaran kebencian.

Bahkan saat ini, Pilkada Wakatobi mulai menjamur akun-akun palsu di media sosial Fecabook yang hanya dimanfaatkan untuk kempaye hitam dan menyebar ujaran kebencian.

Menyikapi itu, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Wakatobi, LM Arifin, menghimbau kepada tim terutama pendukung pasangan calon kepala daerah agar tidak menyebarkan ujaran kebencian yang mengenai Pilkada di sosial media Facebook.

Ia meminta agar jangan ada pihak yang memanfaatkan media sosial untuk melakukan kampanye hitam.

“Apalagi, berkaitan dengan politisasi suku, agama, ras antargolongan (sara), dan tulisan-tulisan yang berbau provokasi dan ujaran kebencian,” terang LM Arifin, Rabu (20/10/2020).

Pilkada

Untuk meminimalisir hal tersebut, kata Arifin, Bawaslu telah membangun komitmen bersama para calon, untuk menolak politik sara dan ujaran kebencian.

“Bahkan kini Bawaslu Wakatobi telah menyusun indeks kerawanan pemilu (IKP) sebagai peringatan dini bersama tokoh agama, tokoh masyarakat untuk mengkampanyekan tolak politisasi Sara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia mengaku, pihaknya telah membangun kerjasama dengan kepolisian dan kejaksaan (Sentra Gakumdu) dalam penegakan hukum pelanggaran Pemilu.

“Kami juga sudah meminta kepada tim cyber Polres Wakatobi untuk menyusuri pemanfaatan media sosial yang berkaitan dengan pelanggaran tindak pidana pemilu,” tegasnya. (C)

Laporan: Amran Mustar Ode
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.