Kendari Hari Ini (16/10/2020): 6 Kasus Baru, 20 Sembuh, 1 Meninggal

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Satuan tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Kendari memperbarui perkembangan kasus Covid-19 per 16 Oktober 2020. Hari ini, terjadi penambahan jumlah kasus, pasien sembuh, dan satu orang meninggal dunia.

Jumlah kasus baru pada Jumat (16/10) ini, terdata enam orang, terdiri dari masing-masing satu kasus di Kelurahan Rahandouna (Poasia), Anduonohu (Poasia), Korumba (Mandonga), Kemaraya (Kendari Barat), Puuwatu (Puuwatu), dan Baruga.

Sementara pasien sembuh tercatat 20 orang, terdiri dari delapan orang laki-laki dan 12 orang perempuan.

Satgas Covid-19 Kendari juga mendata satu orang meninggal berjenis kelamin perempuan, berusia 27 tahun asal Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, sehingga jumlah kumulatif pasien meninggal adalah 27 orang.

“Tidak henti-hentinya kami sampaikan kepada masyarakat Kota Kendari untuk tetap waspada, peduli, jangan tertular, jangan menulari, patuhi imbauan pemerintah, dan tetap menjaga protokol kesehatan,” ucap Sekretaris Dinas Kesehatan Kendari, dr. Putu Agustin.

yamaha

Secara kumulatif hingga Jumat (16/10) sore, jumlah kasus positif Covid-19 di Kendari, yakni 1.968 orang, 849 orang positif di antaranya masih diisolasi; kasus suspek 236 orang, 25 orang di antaranya masih diisolasi dan delapan kasus propbable; serta kasus kontak erat 2.283 orang, 821 orang di antaranya masih diisolasi.

Kota Kendari merupakan ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara dengan status zona merah Covid-19. Dari 17 kabupaten/kota di provinsi ini, Kendari menjadi satu-satunya zona merah covid hingga kini.

Kendari memiliki sebelas kecamatan. Terdata, empat kecamatan dengan status semua kelurahannya zona merah Covid-19, yaitu Kendari Barat, Kadia, Wuawua, dan Kambu. Sedangkan status zona hijau tersisa di Kecamatan Nambo.

Kecamatan lainnya selain dua zona di atas, kelurahannya terpantau berada di zona merah dan zona kuning.

Namun secara keseluruhan kelurahan di Kota Kendari didominasi zona merah Covid-19.

Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.