Iklan Clarion

Ketua KPU Wakatobi Dipukul Caleg, Sebelumnya Diancam akan Dibunuh

SULTRAKINI.COM: WAKATOBI – Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Wakatobi, Abdul Rajab menjadi korban penganiayaan saat menghadiri sidang dugaan pelanggaran administrasi Pemilu tujuh Caleg pindah partai di kantor Bawaslu Sultra, Jumat (21/12/2018) sekira pukul 19.40 Wita.

Pelaku penganiayaan ketua KPUD Wakatobi ini diduga dilakukan oleh Calon legislatif (Caleg) DPRD Wakatobi dari partai PKPI, La Ode Moru, yang dicoret saat proses pendaftaran bakal celeg beberapa bulan lalu, karena menurut KPUD Wakatobi calon tersebut tidak memenuhi syarat calon.

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

Saat dikonfirmasi melalu via Whatsapp, Ketua KPUD Wakatobi, Abdul Rajab membenarkan bahwa dirinya telah menjadi korban penganiayaan saat menghadiri sidang di Bawaslu Sultra sore ini.

“Tiba-tiba dia datang langsung memukul dada bagian atas. Setelah dia pukul saya, dia bilang kamu ancam-ancam saya melalui polisi. Kamu ini yang tidak kasih lolos saya menjadi caleg,” jelasnya

Ternyata sebelum dianiaya, Abdul Rajab, mengaku pernah diteror akan dibunuh oleh terduga pelaku, La Ode Moru.

“Dia pernah melakukan pengancaman dan teror melalui telepon. Dia (La Ode Moru) menelpon ke saya bahwa dia minta agar diloloskan menjadi caleg di partai PKPI, namun saya sampaikan bahwa berkasnya itu tidak memenuhi syarat, maka kami tidak bisa loloskan,” kata Abdul Rajab, Sabtu (13/12/2018)

Tambahnya, pihaknya telah berupaya memberikan pemahaman kepada terduga pelaku (La Ode Moru) terkait hal tersebut. “Saya sudah sampaikan ke dia bahwa kalau misalnya kami meloloskan anda, maka kami bisa di DKPP kan dan dipecat, kerena berkasnya tidak memenuhi syarat, tapi diloloskan,” ungkap Rajab

Atas kejadian terebut, Abdul Rajab telah melaporkan ke Polres Kendari. Ia berharap pihak kepolisian segara menangkap pelaku penganiayaan terhadap dirinya.

Menyikapi insiden kekerasan tersebut, Ketua Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Sultra, Hidayatullah, mengecam segala bentuk tindakan penganiayaan, kekerasan dan prilaku yang berlebihan yang dilakukan oleh oknum salah seorang Caleg terhadap Abdul Rajab.

“Mendesak Kapolda Sultra harus segera melakukan investigasi oleh jajaran kepolisian atas peristiwa kekerasan ini. Peristiwa ini harus dilakukan penegakan hukum sebagaimana mestinya, dengan menangkap dan menahan pelaku penganiayaan tersebut,” ujar mantan Ketua KPU Sultra itu.

Selain itu, Ia mengatakan harus ada tindakan nyata Gubernur Sultra, para bupati dan seluruh unsur Forpimda agar memberikan jaminan keamanan, suasana yang kondusif serta perlindungan hukum agar seluruh penyelenggara pemilu di Sultra dapat melaksanakan tugas dengan suasana yang kondusif, tenang dan diliputi rasa aman.

“Peristiwa kekerasan tersebut dan terjadi pada kegiatan sidang di Kantor Bawaslu Sultra, maka pihak Bawaslu Sultra agar perlu melakukan evaluasi secara menyeluruh pada program pengamanan internal dalam setiap persidangan yang dilakukan, agar insiden seperti ini tidak terulang lagi,” ucapnya.

Laporan: Amran Mustar Ode
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.