Pilkada koltim

KKN Mahasiswa Unsultra, Momen Tingkatkan SDM Perangkat Desa

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Sebanyak 210 mahasiswa Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan ke-37, sebelum mengikuti tugas lapangan. Salah satu penekanan kepada mahasiswa, yakni membantu pemerintah desa meningkatkan SDM dalam mengelola dana desa.

“Sekarang desa-desa itu banyak mendapatkan kucuran dana desa, kewajiban kita sebagai perguruan tinggi untuk hadir mendampingi mereka dengan memberikan pencerahan dan solusi terkait asas manfaat dari program tersebut,” ujar Rektor Unsultra, Andi Bahrun dalam pebekalan di salah satu hotel di Kota Kendari, Kamis (17/1/2019).

Tidak hanya menyangkut dana desa, kata dia, mahasiswa juga bisa memberikan perannya dalam segala sektor di lokasi KKN yang diagendakan bertempat di Kota Kendari (Kecamatan Poasia) dan Kabupaten Konawe Selatan (Kecamatan Ranomeeto, Ranomeeto Barat, Laeya, dan Landono).

Untuk menunjang semua itu, ia berharap, peserta KKN menyiapkan materi dan program kerja sesuai basic keilmuan mahasiswa atau mengaktualisasikan bidang ilmu sesuai jurusan masing-masing.

Nilai plus dari maksimalnya realisasi program mahasiswa, lanjutnya, ialah meningkatkan kepercayaan masyarakat akan kualitas SDM (mahasiswa) Unsultra dalam menjawab kebutuhan lingkungan kerja.

Pilkada

“Programnya harus mampu menyenangkan masyarakat, memberi solusi juga meningkatkan produktifitas masyarakat serta mencerdaskan dan meningkatkan kesejateraan masyarakat,” ucap Bahrun.

Pihak kampus juga bekerja sama dengan pihak keamanan setempat guna menjaga kondusifitas di lapangan, mengingat tahun ini memasuki tahun politik atau momen pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilihan legislatif.

Direktur Binmas Polda Sultra, Kombes Pol Drs. Erfan Prasetyo, menerangkan KKN mahasiswa akan mendapat pengamanan dan ketertiban. Ia percaya, kehadiran mahasiswa akan mendorong kearifan lokal. Termasuk edukasi di lingkungan masyarakat. Ia juga berharap, para mahasiswa tidak membuat nuansa riak-riak politik atau membentuk kelompok pemenangan salah satu calon di pemilu 2019.

“Sekarang momen pileg, jangan sampai terjadi yang dapat mengganggu kambtimas,” jelasnya.

Laporan: La Ismeid
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.