Penanganan Masalah Sampah di Kulisusu Butur Menunjukan Titik Terang

SULTRAKINI.COM: BUTON UTARA – Masalah penumpukkan sampah di sejumlah titik Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara mulai memunjukan titik terang. Dinas Lingkungan Hidup Butur menggelar rapat bersama pihak camat serta desa/kelurahan untuk membahas penanganan sampah, Senin (16/3/2020).

Rapat bersama di Aula Kantor DLH Butur menghadirkan camat Kulisusu, kades maupun lurah. Pertemuan ini menyepakati penanganan tempat pembuangan sampah sementara (TPS) diadakan di wilayah masing-masing.

Menindaklanjuti dari Januari lalu, DLH melakukan inisiasi penanganan pengelolaan sampah di daerah tersebut dengan keterlibatan pemerintah tingkat kecamatan hingga desa/kelurahan. Masalah sampah yang dihadapi adalah tidak adanya TPS sementara.

“Kebersihan ini dalam satu hari, apabila tidak diambil sudah menjadi masalah karena masyarakat tidak pernah berhenti untuk membikin sampah, anehnya anggaran yang diberikan itu semakin tahun semakin berkurang,” kata Kepala DLH Butur, Alifuddin Zuhari.

Ditambahkannya, secara teknis UPTD pengelolaan sampah melakukan upaya-upaya penanganan masalah sampah. Misalnya, armada pengangkut sampah dan alat pelindung diri yang terbilang minim.

“Kita masih minim kayak alat pelindung diri dan kita punya empat armada truk, dua truk utama itu pengadaan tahun 2008 dan dua truk pengadaan tahun 2013, seperti kita ketahui truk ini semakin rewel (bermasalah),” jelasnya.

Fortune

Sementara itu, Camat Kulisusu, Rusman, mengaku jumlah permukiman di wilayah kerjanya sangat padat. Begitu juga produksi sampahnya yang lumayan banyak setiap harinya.

Ia juga berharap lahirnya gagasan untuk menangani masalah sampah di wilayah tersebut.

“Jadi atas nama Pemerintah Kecamatan Kulisusu akan mendampingi apa yang direncanakan oleh DLH Butur terkait penanganan masalah sampah ini,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kecamatan Kulisuus masih bergelut dengan masalah sampah.

Sedangkan koordinasi untuk penanganan persoalan tersebut sudah dilakukan pihak DLH bersama pemerintah di masing-masing wilayah di Kulisusu. Misalnya, menyisipkan anggaran di setiap wilayah di Kulisuus untuk pengadaan tempat sampah.

(Baca: Butur masih Bergelut dengan Masalah Sampah)

Laporan: Ardian Saban
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.