Iklan Clarion

Pendamping PKH Kendari Harapkan Dana Sharing Lebih Besar

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Guna peningkatan dan pengembangan Program Keluarga Harapan, pendamping PKH Kota Kendari berharap dana sharing lebih besar.

Permintaan pendamping PKH dilatarbelakangi kurangnya fasilitas penunjang kinerja mereka di lapangan, misalnya kekurangan laptop/komputer. Akibatnya, para pendamping kewalahan mengangani tugas lapangan.

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

“Kiranya kedepannya, dalam mendukung dan menopang peningkatan pengembangan program PKH ini, kami harapkan dana sharing lebih besar,” ujar Koordinator Pelaksana Program Keluarga Harapan (PPKH), Jasman, Kamis (11/4/2019).

Menurut dia, di daerah lainnya pendamping PKH bahkan mendapat kendaraan operasional untuk menunjang kerja-kerja di lapangan.

Khusus di Kota Kendari, ibu kota provinsi, hal tersebut bisa diperhatikan Pemkot, sebagimana komitmen besar terhait program tersebut.

Hal senada juga dikatakan Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Kendari Saldy.
Dikatakannya, permintaan dana sharing lebih besar memang diharapkan para pengurus program PKH. Selama ini, sudah ada kewajiban dijalankan oleh daerah khususnya di kota/kabupaten dengan porsi penganggaran 5 persen. Terkait ini, tiap tahunnya itu selalu ada porsi penganggaran 5 persen, namun pada prinsipnya itu tergantung dengan keuangan daerah.

“Jadi saya selalu sampaikan, lihat skala prioritas kebutuhan kita, sehingga kalau ada kendala lagi kedepannya disitulah kita mencarikan solusinya,” jelas Saldy.

Di satu sisi, dirinya tetap akan memperjuangkan solusi dari kendala yang dialami para pendamping PKH dalam bertugas di lapangan.

Laporan: Maykhel Rizky
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.