Betulkah Gigi Berlubang Memicu Penyakit Jantung?

  • Bagikan
Ilustrasi

SULTRAKINI.COM: Kebutuhan untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi tidak bisa dianggap sepele. Bagaimana tidak, jika kesehatan gigi tidak diperhatikan akan menyebabkan penyakit gigi, salah satu yang paling umum terjadi adalah masalah gigi berlubang yang kerap dihubungkan dengan masalah penyakit jantung.

Hasil riset kesehatan dasar menyatakan, 57,6 persen penduduk Indonesia mengaku mengalami masalah gigi dan mulut. Presentase yang cukup besar tersebut, diperparah dengan fakta bahwa hanya 10,2 persen masyarakat yang mendapat penanganan medis gigi.

Dilansir dari berbagai sumber, kerusakan pada gigi, berupa gigi berlubang disebabkan oleh kesehatan gigi dan mulut yang kurang terjaga dengan baik. Misalnya saja jarang menyikat gigi. Padahal perawatan gigi dan gusi bukan semata-mata untuk mencegah gigi berlubang, tetapi bermanfaat menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung. Lalu apa hubungannya penyakit gigi dengan penyakit jantung?

Penyebabnya Berawal dari infeksi gusi

Orang dengan kesehatan gigi dan mulut yang buruk memiliki 2-3 risiko terkena penyakit kardiovaskular atau serangan jantung. Hal ini dikarenakan infeksi Periodontitis yang disebabkan bakteri akibat penumpukan plak, mampu membentuk kantong berisi nanah di area sekitar akar gigi.

Jika tidak segera diatasi, infeksi gusi bisa membuat jaringan dan tulang pada gusi mengalami gangguan, kerusakan pada gigi, bahkan masuk ke dalam aliran darah serta menyerang organ tubuh lainnya, seperti jantung. Hal itu bisa terjadi kerena pembulu darah yang terkandung dalam gusi mampu mengalirkan bakteri ke anggota tubuh lainnya, sehingga meningkatkan dan memengaruhi penyempitan pembulu darah.

Baca:   Produk Clothing Distro Kendari Terbaru Hanya di YILK

Cara mencegah

Cara terbaik mencegah penyakit jantung akibat infeksi gigi adalah menjalani gaya hidup sehat, serta merawat kesehatan gigi dan mulut. Berikut ini beberapa cara bisa membantu Anda merawat gigi dan mulut.

  1. Sikat gigi dua kali sehari secara teratur
    American Dental Association merekomendasikan untuk menyikat gigi secara teratur dua kali sehari selama 2 menit. Lakukan rutinitas ini setiap pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur.
  2. Gunakan sikat gigi yang halus
    Pilihlah sikat gigi dengan ujung kepala yang mengecil dan bulu halus. Sikat gigi jenis ini membantu menjangkau seluruh area permukaan gigi.
  3. Hindari menyikat gigi terlalu keras
    Menyikat gigi terlalu keras akan menimbulkan masalah abrasi gigi, yaitu hilangnya email atau lapisan luar yang melindungi gigi.
  4. Gunakan pasta gigi mengandung fluoride
    Gunakan pula pasta gigi mengandung fluoride agar gigi tetap kuat dan terhindar dari gigi berlubang.
  5. Bersihkan sela-Sela gigi
    Untuk menjaga kebersihan rongga mulut, penting untuk membersihkan sela-sela gigi dengan benang khusus (dental floss) minimal satu kali sehari. Langkah ini berguna untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang tidak terjangkau sikat gigi.
  6. Mengonsumsi makanan sehat bergizi
    Perbanyaklah mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Batasi pula makanan atau minuman penyebab gigi berlubang.
  7. Rutin kontrol ke dokter gigi
    Lakukan pemeriksaan gigi secara rutin dengan dokter gigi setiap enam bulan sekali. Tindakan ini merupakan langkah penting untuk mencegah kerusakan gigi dan radang gusi. (C)
Baca:   Kampanye Imunisasi Massal Campak Dijadwalkan Agustus-September 2018 di Kendari

Laporan: Farhan
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan