BKD Sultra Temukan Berkas Sejumlah Peserta CPNS Tidak Lengkap dan Salah Alamat

  • Bagikan
Kasubid Pengadaan ASN BKD Provinsi Sultra, Handrawati Hasjid. (Foto: Al Iksan/SULTRAKINI.COM)
Kasubid Pengadaan ASN BKD Provinsi Sultra, Handrawati Hasjid. (Foto: Al Iksan/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021 telah resmi di tutup pada tanggal 26 Juli kemarin. Kemudian, sekarang memasuki tahap verifikasi berkas oleh instansi yang dituju pelamar. 

Diketahui, verifikasi berkas sampai Jumat (31/7/2021) dan untuk pengumuman lolos administrasi tanggal 2 Agustus 2021. 

Kasubid Pengadaan ASN BKD Provinsi Sultra, Handrawati Hasjid mengatakan saat melakukan verifikasi berkas menemukan sejumlah permasalahan yang dilakukan oleh pelamar. Diantaranya, berkas yang dikirim tidak sesuai dengan syarat yang ditentukan serta banyak peserta yang berkasnya tidak lengkap seperti pas foto tidak ada, biodata yang tidak di isi, dan ijasah yang tidak dilegalisir serta tidak melampirkan akun pendaftaran SSCASN. 

“Misalnya pelamar P3K non guru membuat surat pengalaman kerja yang bukan ditandatangani oleh pejabat eselon dua,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Rabu (28/7/2021). 

Untuk permasalahan tersebut kata dia, selama verifikasi berkas BKD Sultra memberikan kebijaksanaan terhadap peserta dengan menghubungi langsung peserta agar segera datang melengkapi dan memperbaiki kembali berkasnya. 

Klik gambar diatas untuk melihat jadwal tes

“Jadi kalau masih dalam wilayah Kota Kendari peserta kita suruh kesini. Dari luar daerah apabila ada keluarganya disini, maka bisa dikirim lewat keluarganya,” bebernnya. 

Baca:   Wali Kota Kendari Janji Proses Cepat Pemilihan Wakilnya

Selanjutnya juga dia mengungkapkan banyak peserta yang berkasnya salah kirim atau salah alamat. 

“Seperti peserta melamar di kota tapi mengirim berkasnya di provinsi. Ada juga yang nembak istansi vertikal (kementerian) seperti BKKBN dan Kemenkumham dia kirim di provinsi, karena dipermohonannya (surat) ditujukan ke Gubernur Sulawesi Tenggara,” katanya. 

Solusi terkait hal tersebut ucap Handrawati, apabila masih dalam wilayah Kota Kendari maka segera dihubungi orang yang bersangkutan untuk datang mengambil berkasnya untuk segera mengirim ketempat yang dia tujuh. Sedangkan yang berkasnya dari luar daerah maka dikembalikan lagi ke Pos. 

“Kami hanya memfasilitasi lewat telepon saja untuk datang perbaiki berkasnya. Intinya selagi masih bisa ditolong, yah kita tolong, jangan kita menyulitkan,” pungkasnya. (B)

Laporan: Al Iksan
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan