Dinsos Konawe Genjot Layanan E-Warong Tambah Mesin Edisi

  • Bagikan
Kadis Sosial Konawe, Agusuyono. (Foto: Dok. SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Dinas Sosial Kabupaten Konawe terus menggenjot pelayanan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima Bantuan Pangan Non Tunia (BPNT) se-Kabupaten Konawe.

Sala satu upaya yang digenjot ialah dengan menambah mesin edisi atau BRI Link di tempat E-Warong yang aktif melayani bantuan sosial (Bansos).

Kepada Dinas Sosial Konawe, Agusuyono, mengatakan, saat ini jumlah E-Warong sekitar 54 unit yang tersebar di 29 kecamatan se- Kabupaten Konawe, namun hanya memiliki sekitar 11 mesin edisi atau BRI Link yang melayani bantuan sosial.

“Kalau data kami terakhir itu sesuai pertemuan kemarin, sekitar 11 mesin edisi yang ada di E-Warong, 3 diantaranya rusak, jadi hanya 8 yang beroperasi,” katanya, Selasa (23 Agustus 2022).

Olehnya itu, untuk memaksimalkan layanan penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) kepada KPM di e-warong, pihaknya akan melakukan pertemuan kembali dengan para pendamping dan pemilik e-warong untuk mengevaluasi jumlah mesin edisi yang dibutuhkan.

InsyaAllah, Minggu depan kami undang lagi mereka untuk menindaklanjuti rencana penambahan mesin edisi ini,” jelasnya.

Terlebih lagi, lanjut Agusuyono, pihak juga telah menyurat secara resmi kepada pihak BRI dan telah berkomunikasi melalui via telepon terkait mesin edisi itu, hasilnya pun berdampak positif dan ditanggapi dengan baik.

Baca:   Korupsi Rp 735 Juta, Tersangka Baru Kembalikan Rp 50 Juta

“Kata mereka (pihak BRI) silahkan dihitung pak, berapa kekurangannya, nanti kami usulkan ke pihak cabang, sehingga dengan alasan itu, kami adakan pertemuan lagi dengan pihak e-warung,” terangnya.

Menurutnya, jika nantinya semua pihak e-warong telah memiliki masing-masing mesin edisi, sangat membantu dan memudahkan para KPM dalam menyalurkan bantuannya dan tidak lagi mencari tempat BRI Link lain.

“Kita inginkan bantuan ini bisa memudahkan para KPM kita, dan tidak menimbulkan permalasahan apalagi kegaduhan,” pungkasnya.


Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan