Pawai Taaruf Pembukaan MTQ Sultra 2022 Diguyur Hujan, Peserta Pakai Payung Hingga Basah-basahan

  • Bagikan
Barisan Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia. (Foto: Wa Ode Rezki Nurdianti/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-29 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kota Kendari dibuka dengan kemeriahan pawai taaruf dan karnaval etno religi, Rabu (10 Agustus 2022). Meski dalam suasana hujan, ratusan peserta tetap mengikutinya dengan berjalan kaki dari Masjid Raya Al-Kausar menuju kawasan Tugu Persatuan Sultra atau Tugu Religi.

Di tengah hujan yang tidak kunjung reda, peserta pawai taaruf nampak menikmati jalannya kegiatan. Sambil mengenakan seragam khas daerah, berupa pakaian adat, batik, hingga kemeja, setiap rombongan atau kafilah berjalan kaki mengikuti jalur yang sudah disediakan. Hampir semua dari peserta juga mengenakan payung untuk menghindari air hujan sambil diiringi mobil yang sudah dihiasi dengan ciri khas daerah. Namun mendekati panggung kehormatan, payungpun disimpan lalu memberikan penghormatan hingga yel-yel semangat dari masing-masing peserta.

Barisan Persatuan Masyarakat Selayar menuju garis finis. (Foto: Wa Ode Rezki Nurdianti/SULTRAKINI.COM)

Pawai taaruf dan karnaval etno religi diikuti perwakilan dari 17 kabupaten dan kota, barisan siswa sekolah tingkat SMA, SMK, madrasah dan pondok pesantren, serta perwakilan barisan umum terdiri dari organisasi masyarakat lintas agama, paguyuban nusantara, BKMT, dan unsur FKU.

Banyak kontigen terpaksa mengikutkan pesertanya dengan jumlah minim. Di satu sisi meski hujan terus mengguyur, peserta tetap bertahan dan antusias hingga di garis finish. Tidak sedikit emak-emak ikut turun ke jalan memeriahkan acara.

Barisan Persatuan Masyarakat Selayar menuju garis finis. (Foto: Wa Ode Rezki Nurdianti/SULTRAKINI.COM)

Selain itu, pada kegiatan ini terlihat masing-masing peserta pawai kafilah menampilkan berbagai atraksi, kostum yang beragam, serta penampilan menarik lainnya untuk memeriahkan acara, di antaranya rombongan asal Kabena, paguyuban masyarakat Bali, dan perhimpunan masyarakat Toraja Indonesia.

Baca:   Hujan Deras Mengguyur Muna Tiga Rumah Warga Terancam Ambruk 

Selama pawai taaruf berlangsung, pengamanan dari pihak kepolisian dan TNI dibantu polisi pamong praja terus melakukan pengamanan di setiap sudut jalan dan perempatan jalan poros jalur lintasan pawai taaruf.

Diketahui bahwa pawai taaruf dan karnaval etno religi selain merupakan rangkaian MTQ tingkat Provinsi Sultra ke-29 juga dalam rangka menyambut Kemerdekaan RI ke-77, serta momentum mendukung Tahun Toleransi 2022. (C)

Laporan: Wa Ode Rezki Nurdianti
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan