Pemkot Kendari Sidak Pegawainya di Hari Pertama Berkantor Usai Lebaran, Hasilnya

  • Bagikan
Sekda Kota Kendari, Nahwa Umar bersama jajarannya sidak di sejumlah OPD. (Foto: Dok.Pemkot Kendari)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Hari pertama berkantor pascalibur Idul Fitri 1442 Hijriah, Sekretaris Daerah Kendari, Nahwa Umar bersama sejumlah Asisten Pemerintahan dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kendari melakukan inspeksi mendadak kehadiran ASN di sejumlah OPD, Senin (17/5/2021).

Sidak dimulai dari Kantor BKPSDM dan dilanjutkan ke sejumlah kantor lainnya kawasan Praja II Anduonohu, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Dinas Perumahan, Dinas Perikanan, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Sidak juga dilakukan di Kecamatan Poasia serta Kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja. Kegiatan tersebut berakhir di Kantor Camat Kadia.

Nahwa Umar, mengatakan hasil sidak menunjukkan kehadiran ASN masih di atas 90 persen, bahkan ada 100 persen. Dia menyebut, kebanyakan pegawai belum berkantor karena sakit.

“Rata-rata lengkap, hanya ada yang sakit (pegawai), yang agak kurang tadi di Dinas Perumahan, tapi rata-rata di atas 90 persen. Kalau di Dinkes tadi malah lengkap dan BKPSDM,” jelasnya.

Dikatakannya, kehadiran pegawai di Kota Kendari cukup lumayan terutama di tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Yang tidak masuk harus diberikan teguran dan sanksi minimal dikurangi TPP-nya karena di hari pertama kita hanya teruskan sesuai edaran Mendagri, Men-PAN RB,” terangnya.

Baca:   SKhN 1 Kendari Tidak Ujian Nasional Tingkat SMA

Meskipun sudah ada ketegasan, dirinya menyayangkan terdapat beberapa pegawai di Kecamatan Poasia cukup lama tidak berkantor.

“BKPSDM mendata dan akan kita sidangkan pada majelis kedisiplinan dan harus ada langkah-langkah selanjutnya meskipun gajinya ditahan sebenarnya, berarti tidak ada niat lagi karena ditegur berkali-kali tidak juga menjalankan tugas, sudah tidak mau jadi ASN,” tambahnya.

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan