Program Kendari Terang Tiga Ruas Jalan Lengan Tunggal di Kecamatan Poasia Makin Terang

  • Bagikan
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir saat meresmikan pemanfaatan lampu jalan lengan tunggal tiga ruas jalan protokol di Kecamatan Poasia. (Foto: Hasrul Tamrin/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir kembali meresmikan program Kendari Terang lampu jalan lengan tunggal yang menghubungkan tiga ruas jalan di Kecamatan Poasia yakni Jalan Pangeran Antasari – Jalan Panglima Polim dan Jalan Sisingamangaraja, Senin (29/11/2021) malam.

Peresmian lampu jalan lengan tunggal ini merupakan yang kedua untuk jalan protokol utama Kota Kendari, setelah sebelumnya juga ia meresmikan penggunaan lampu jalan lengan ganda, di Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Wua-wua.

Penerangan jalan tersebut merupakan Program Kendari Terang yang digagas oleh pemerintah Kota Kendari berkolaborasi dengan DPRD Kota Kendari, dimungkinkan untuk mencegah dan menciptakan suasana yang aman dan kondusif, ditambah untuk mendukung aktifitas masyarakat di malam hari.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, mengatakan keberhasilan pembangunan lampu jalan lengan tunggal yang menghubungkan tiga kelurahan di Kecamatan Poasia ini yakni Kelurahan Anduonohu, Rahandouna, dan Kelurahan Anggoeya semua ini terwujud atas kerja keras dan dukungan semua pihak, baik itu dinas terkait, camat, lurah dan seluruh masyarakat.

“Dukungan tersebut, baik itu melalui doa, partisipasi langsung dengan memudahkan proses pembangunan lampu jalan maupun lewat cara-cara lain,” ujar Sulkarnain.

Pose bersama Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (tengah) bersama Ketua DPRD Kota Kendari, Camat, Lurah, RT dan tokoh masyarakat dilingkup Kecamatan Poasia. (Foto: Hasrul Tamrin/SULTRAKINI.COM)

Wali Kota menyampaikan bahwa program Kendari Terang ini merupakan wujud dan komitmen dari pemerintah kota bahwa pemerintah harus hadir ditengah-tengah masyarakat. Meskipun, diakuinya masih banyak masyarakat yang belum tersentuh program ini, tapi akan diupayakan semaksimal mungkin bisa tersentuh dengan program-program lainnya.

Baca:   Gagas Kendari Terang, Pemkot akan Pasang Penerangan di 4.000 Titik

“Mudah-mudahan apa yang sudah di wujudkan tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia. Semua program yang kita lakukan juga diamati oleh pemerintah pusat, sehingga kita juga patut berbangga dan tidak berpuas diri karena masih banyak hal yang harus kita perbuat lagi untuk mendorong kesejahteraan masyarakat baik melalui pengembangan UMKM, atau usaha-usaha lainnya,” kata Sulkarnain.

Dia juga mengatakan, bahwa saat ini pemerintah Kota Kendari tidak ada henti-hentinya melakukan program pembangunan, baik itu pembangunan infrastruktur maupun pembangunan sumber daya manusia.

“Kita melihat pembangunan itu tidak ada finishnya, karena jika kita sudah tuntaskan satu muncul lagi satu, dan itu tidak ada putusnya,” ujar politisi PKS itu.

Untuk itu, ia berpesan dan menitipkan kepada seluruh masyarakat Kota Lulo khususnya di Kecamatan Poasia agar apa yang sudah dibangun oleh pemerintah termasuk lampu jalan lengan tunggal ini bisa dirawat dengan baik

“Saya menitipkan agar dirawat dengan baik, karena kami anggap ini selesai. Jangan sampai ada yang iseng-iseng, misalnya seperti di daerah lain lampunya sudah jadi malah ditembak lampunya. Kalau ada kendala tidak menyala segera lapor ke camat atau lurah,” tandasnya.

Ketua DPRD Kota Kendari Subhan ST saat menyampaikan sambutan pada peresmian lampu jalan di Kecamatan Poasia.  (Foto: Hasrul Tamrin/SULTRAKINI.COM)

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Kendari, Subhan ST, mengatakan salah satu manfaat hadirnya pembangunan lampu jalan ini, bisa mengatasi masalah maraknya begal atau tindakan kriminalitas di jalan akibat gelapnya lorong atau jalan. Sehingga Wali Kota Kendari menyampaikan usulan program ini ke DPRD Kota dan langsung mendapatkan respon positif dari seluruh anggota DPRD.

Baca:   Rp 68 Juta Donasi Terkumpul, Mahasiswa Papua Kendari Pantau Kebutuhan Korban Banjir Sentani

“Mudah-mudahan program ini bisa terus berlanjut sampai di Abeli dan bisa menerangi semua jalan di Kota Kendari ini,” ungkap Subhan.Ketua DPRD Kota Kendari Subhan ST saat menyampaikan sambutan pada peresmian lampu jalan di Kecamatan Poasia.  (Foto: Hasrul Tamrin/SULTRAKINI.COM)

Selain itu, manfaat lain yang bisa didapatkan dari program Kendari Terang ini adalah termasuk anak-anak bisa melakukan aktifitas belajar, mau ke masjid dengan aman.

“Alhamdulillah berkat program ini kita bisa sejajar dengan kota-kota lain di Indonesia. Tidak lain program ini dari pemerintah kota kolaborasi dengan DPRD,” katanya.

Dia juga sangat mengapresiasi upaya pemerintah Kota kendari saat ini di bahwa komando Sulkarnain, pasalnya, ditengah kondisi pandemi Covid-19 anggaran serba direfokusing masih banyak hal dan program-program pembangunan mulai dari drainase, jalan, dan infrastruktur lainnya yang dilakukan oleh pemerintah kota.

“Memang mulai dari 2020 masih diperhadapkan dengan kondisi pandemi. Ada sekitar Rp321 miliar anggaran kita direfokusing untuk penanganan Covid-19, andai saja anggaran itu jika tidak direfokusing pasti banyak program yang bisa direalisasikan oleh pemerintah,” terang Subhan.

Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Kota Kendari, La Ode Abdul Manas Salihin. (Foto: Hasrul Tamrin/SULTRAKINI.COM)

Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Kota Kendari, La Ode Abdul Manas Salihin mengatakan untuk titik lampu di tiga ruas jalan yakni Jalan Pangeran Antasari – Jalan Panglima Polim – Jalan Sisingamangaraja dipasang sebanyak 71 titik dengan jenis lampu LED dengan kapasitas 120 Watt.

Baca:   Pernah Menjadi Terpidana Narkoba, Begini Klarifikasi Bacaleg Aryadi Kasim Marewa

“Memang jenis lampunya ini khusus untuk spek lampu jalan dengan jangkauan minimal delapan meter per titik,” ungkapnya.

Dia menyampaikan bahwa peresmian lampu di jalan besar atau jalan protokol sudah kedua kalinya. Sementara untuk lampu jalan lengan tunggal di lingkungan atau lorong-lorong sudah mencapai 400 titik.

“Kalau untuk dilingkungan jenis lampunta dengan spek 70 Watt beda dengan yang di jalan protokol ini, tingginya juga beda. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat, utamakan untuk keselamatan,” katanya.

Tanggapan Masyarakat Pembangunan Lampu Jalan Lengan Tunggal 

Program Kendari Terang yang dibangun oleh Pemerintah Kota Kendari berkolaborasi dengan DPRD Kota ini mendapatkan respon positif dari kalangan masyarakat setempat. Karena dilihat dari segi manfaatnya sangat banyak untuk masyarakat.

Ketua LPM Kelurahan Anduonohu, Muh. Kasir, mengaku sangat bersyukur dan alhamdulillah, salah satu program unggulan pemerintah dapat di wujudkan di Kelurahan Anduonohu, Rahandouna dan Anggoeya, Kecamatan Poasia.

Meski diakuinya, dalam proses pekerjaan banyak hal yang dilewati dan dialami, tapi pemerintah sudah turun tanganmenangani beberapa masalah itu, dan alhamdulillah sudah bisa kita nikmat hasilnya.

“Ini patut kita apresiasi kepada pemerintah kota karena program-program seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ucapnya.

Menurutnya, masyarakat di tiga kelurahan ini sangat  merasar sekali kehadiran program ini untuk memberikan penerang. Ada beberapa keuntungan besar yang didapat masyarakat dari program ini, antara lain, memberikan penerangan, kelancaran aktifitas ekonomi, dan aktifitas anak-anak proses belajarnya bisa meningkat.

“Tapi yang paling penting adalah akan mengurangi dan menyingkirkan tindakan kriminalitas, serta mengurangi kecelakaan lalu-lintas,” paparnya dihadapkan Wali Kota dan masyarakat saat peresmian lampu jalan.

Hadirnya Kendari Ternag di Kecamatan Poasia ini, lanjut dia, akan mendorong Kecamatan Poasia bisa menjadi kecamatan metropolitan Kota Kendari.

“Kita berharap program seperti ini bisa dimanfaatkan dengan bagus dan terimakasih sebesar-besarnya kepada wali kota dan DPRD Kota Kendari,” pungkas. (Adv)

Laporan: Hasrul Tamrin

  • Bagikan