Safari Politik di Kecamatan Kambu dan Baruga, ASR Bantu Lampu Penerangan Jalan

  • Bagikan
Ketua Dewan Pembina ASR Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka saat bersilaturahmi dengan warga Baruga dan Kambu (Foto: La Niati/SULTRAKINI.COM)
Ketua Dewan Pembina ASR Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka saat bersilaturahmi dengan warga Baruga dan Kambu (Foto: La Niati/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Menutup safari politiknya, Ketua Dewan Pembina Aku Sahabat Rakyat (ASR) Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka bersilaturahmi dengan ribuan masyarakat di Kecamatan Baruga dan Kambu, Kota Kendari, Jumat (22 Oktober 2021).

Safari politik ini turut dihadiri Dewan Pembina ASLI, Abdul Razak dan Andi Sulolipu. Ketua DPD Partai Gerindra Sultra, Andi Ady Aksar bersama jajarannya, dan anggota dewan Kendari dari Partai Gerindra dan NasDem.

Sebelumnya, kehadiran Andi Sumangerukka di Kecamatan Kendari, Kendari Barat, Mandonga dan Puuwatu, juga langsung mengabulkan harapan masyarakat dengan membantu sejumlah kebutuhan masyarakat. Seperti pengadaan air bersih, lampu jalan, bantuan UMKM, pembangunan PAUD, dan juga kebutuhan lainnya.

Tiba di tempat kegiatan, pensiunan TNI bintang dua ini mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Beberapa saat kemudian masyarakat mengungkapkan keluhan dan kekurangan yang ada di wilayah itu.

Salah satu toko masyatakat menyampaikan kepada Komandan Korem 143/Haluoleo tersebut untuk membantu penerangan lampu jalan di hampir semua lorong yang ada di Kecamatan Baruga dan Kambu.

“Banyak lorong yang gelap, karena tidak ada lampu penerang jalan. Akhirnya warga saat pulang menginjak tai sapi bagaimana gelap,” tuturnya.

Menanggapi itu, Andi Sumangerukka mengungkapkan bahwa kehadirannya bersama ASLI bersilaturahmi dengan warga bukan untuk mengobral janji, tetapi untuk memenuhi harapan warga.

Baca:   Abdul Razak Reses di Kelurahan Rahandouna, Warga Keluhkan Air Bersih dan Penerangan Jalan

“Saya datang menawarkan harapan, agar membantu penerangan jalan lorong di Kecamatan Baruga. Dan tadi saya sudah sampaika ke tim, coba cek berapa lorong yang belum ada lampunya, dua hari kemudian saya sudah terima laporan dan paling lambat satu Minggu harus sudah menyala,” tuturnya.

Mantan Kabinda Sultra tersebut mengaku sudah banyak menyaksikan kesenjangan masyarakat. Minimnya perhatian dari pemerintah yang hanya mengobral janji saat beriampanye.

Olehnya itu, ia bersama ASLI memutuskan untuk menjadi nahkoda memenuhi harapan rakyat, menuju kesejahteraan.

“Untuk membangun Sultra, awalnya dari Kendari karena ini adalah etalasenya. Maka dari itu walikota dan gubernur harus satu visi, maka pasti masyarakat sejahtera,” pungkasnya. (C)

Laporan: La Niati
Editor: Hasrul Tamri
n

  • Bagikan