April 2019, Kendari Inflasi 0,46 Persen

  • Bagikan
Suasan konferensi pers BPS Sultra, Kamis (2/5/2019). (Foto: Wa Rifin/SULTRAKINI.COM).
Suasan konferensi pers BPS Sultra, Kamis (2/5/2019). (Foto: Wa Rifin/SULTRAKINI.COM).

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat inflasi Kota Kendari pada April 2019 sebesar 0,46 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 129,65.

” Inflasi yang terjadi di Kota Kendari disebabkan oleh naiknya indeks harga pada kelompok bahan makanan sebesar 1,03 persen; kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan 0,70 persen; kelompok kesehatan 0,61 persen; kelompok sandang 0,20 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,12 perse; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,03 persen; serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,02 persen,” ucap, Kepala BPS Sultra, Mohammad Edy Mahmud, Kamis (2/5/2019).

Lanjut Edy, komoditas yang memberikan sumbangan inflasi adalah angkutan udara, bawang putih, cabai rawit, bawang merah, cumi-cumi, beras, ekor kuning, jantung pisang, kacang panjang dan kembung/gembung/banyar/gembolo/aso-aso.

“Namun komoditas yang memberikan sumbangan deflasi adalah cakalang/sisik, pisang, bayam, bandeng/bolu, rambe, kangkung, layang/benggol, tarip listrik, telur ayam ras dan emas perhiasan,” ujar Edy.

Dari sebelas kota di Pulau Sulawesi, sepuluh kota tercatat inflasi dan satu kota tercatat deflasi.

“Inflasi tertinggi tercatat di Palu (Provinsi Sulawesi Tengah) 0,72 persen dengan IHK 141,41 dan inflasi terendah tercatat di Pare-pare (Provinsi Sulawesi Selatan) sebesar 0,03 persen dengan IHK 129,45.
Tingkat inflasi Kota Kendari tahun kalender (Januari-April 2019) 0,91 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (April 2019 terhadap April 2018) 3,08 persen,” Jelasnya.

Baca:   Impor Sultra Januari 2020 Naik 90,94 Persen, Didorong Bahan Bakar Mineral

Edy Mahmud mengatakan secara nasional dari 82 kota yang menghitung inflasi, 77 kota tercatat inflasi dan 5 kota tercatat deflasi. Inflasi tertinggi tercatat di Medan (Provinsi Sumatera Utara) 1,30 persen dengan IHK 140,66 dan inflasi terendah tercatat di Pare-pare (Provinsi Sulawesi Selatan) 0,03 persen dengan IHK 129,45.

Laporan: Wa Rifin
Editor: Habiruddin Daeng

  • Bagikan