Sulawesi Tenggara, Primadona yang Diperkosa

Oleh : Israfil Sanusi*

Sulawesi Tenggara adalah provinsi yang terletak tepat di ujung kaki pulau Sulawesi. Ketika berbicara tentang kekayaan alamnya tentunya sudah tidak diragukan lagi, sebab sejak puluhan tahun yang lalu kekayaan sumber daya alam yang dimiliki mengundang banyak pihak untuk mengeksploitasi kekayaaan tersebut. Sebagaimana diketahui bersama, pada tahun 1909 EC Abendanon yang merupakan ahli geologi asal negara Belanda menemukan bijih nikel ditanah Kabupaten Kolaka tepatnya di Kecamatan Pomalaa dan pada tahun 1934 ekplorasi bijih nikel dimulai oleh Oost Borneo Maatschappij (OBM) dan Bone ToleMaatschappij (sejarah pertambangan sultra)

Dalam perjalanannya, diketahui bahwa provinsi yang kaya akan sumber daya alam tersebut ternyata tidak hanya memiliki bijih nikel di Kabupaten Kolaka saja. Karena  dikabupaten-kabupaten lain juga terdapat begitu melimpah ruah Bijih nikel seperti di wilayah kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Kolaka Utara dan Bombana serta begitu melimpahnya kekayaan Aspal di kawasan Tanah Buton.

Tidak hanya itu saja potensi lain seperti emas, marmer, batu granit dan krom ditemukan di beberapa wilayah kabupaten yang ada di Sulawesi Tenggara. Hal itu bagi penulis adalah hal yang harusnya mampu membawa Sulawesi Tenggara menjadi salah satu provinsi yang tidak menyumbang data kemiskinan bagi bangsa Indonesia.

(next: Pertambangan Sulawesi Tenggara untuk Siapa?)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.