Cara Dapat Bantuan Beras, Obat, dan Vitamin Gratis Lewat Aplikasi Kururio Khusus Pasien Isoman di Baubau

  • Bagikan
Paket bantuan Baubau Peduli Isoman yang dapat dipesan melalui aplikasi Kururio. (Foto: Eko Prasetyo/Dok. SULTRAKINI.COM)
Paket bantuan Baubau Peduli Isoman yang dapat dipesan melalui aplikasi Kururio. (Foto: Eko Prasetyo/Dok. SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Kapolres Baubau AKBP Zainal Rio Chandra Tangkari dan Pemerintah Kota Baubau, bekerjasama dengan CEO Aplikasi Kururio Eko Prasetyo, membentuk program Baubau Peduli Isolasi Mandiri (Isoman) untuk memberi bantuan kepada masyarakat terkonfirmasi positiv Covid-19 yang sedang menjalani isoman melalui akses aplikasi Kururio.

AKBP Zainal Rio Chandra Tangkari mengatakan, layanan antar kebutuhan dengan memanfaatkan aplikasi Kururio ini diperuntukan kepada masyarakat yang menjalani isolasi mandiri di rumah. Para pasien isoman disarankan untuk tidak meninggalkan rumah, tentu akan membutuhkan bantuan berupa asupan obat-obatan maupun vitamin.

Maka dari itu, personil Polres melalui Bhabinkamtibmas, Pemerintah Baubau, dan Kururio akan menjawab kebutuhan mereka melalui program Baubau Peduli Isoman memenuhi kebutuhan itu tanpa harus meninggalkan rumah. Kini sudah hadir fitur Peduli Baubau Isoman yang dapat diakses di Aplikasi Kururio yang dapat diunduh (download) langsung di Playstore  Hp Android.

“Melalui program ini kita memastikan mereka (pasien Isoman) tidak terlantar dan mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya seperti beras, obat-obatan, termasuk vitamin, caranya diaplikasi Kururio tinggal memilih menu Baubau Peduli Isoman dan memesan kebutuhan apa yang dibutuhkan dipilihan menu itu, jadi akan kita kirimkan secara gratis” ungkap perwira polisi yang akrab disapa Rio itu, Sabtu (24/7/2021).

Baca:   Dosen Farmasi UHO Edukasi Masyarakat Pentingnya Vaksinasi dan Pola Hidup Sehat

Kapolres juga menjelaskan, kebutuhan tersebut akan diantarkan langsung oleh ojek Kururio atau Babinkamtibmas ke rumah masing-masing. Program ini baru di launching pada Jumat (23 Juli 2021) dan akan terus berlanjut hingga Kota Baubau terbebas dari Covid-19.

Rio berharap dengan adanya bantuan ini dapat menguatkan masyarakat yang sedang menjalani isoman sehingga tetap semangat menjalani pengobatan dan karantina tanpa merasa sendiri.

“Karena Pemerintah, Kepolisian, dan Kururio hadir untuk saling berbagi dan saling menguatkan,” ujarnya.

Adapun cara menikmati layanan ini, CEO atau pendiri Kururio Eko Prasetyo menjelaskan, setelah membuka aplikasi Kururio yang telah di download, pasien Isoman maupun keluarga pasien dapat membuka halaman depan aplikasi kemudian memilih fitur Baubau Peduli Isoma dan langsung diklik (menindih).

Klik gambar diatas untuk melihat jadwal tes

“Disana (menu aplikasi) sudah ada beberapa pilihan, salah satunya pilihan paket dasar isoman dan paket pilihan beras,” kata Eko pada SultraKini.Com, Sabtu (24/7/2021).

Adapun langkah selanjutnya adalah setelah para pasien isoman maupun kerabat yang memesankan mengorder di aplikasi, tim dari Baubau Peduli Isoman akan menghubungi si pasien isoman.

“Pasien akan ditanyai apakah sudah terkonfirmasi positif Covid-19 secara test baik itu PCR atau swab antigen mohon dikirimkan di Whatsapp untuk kita konfirmasi dan kita data,” terangnya.

Baca:   Buton Dapat Jatah CPNS 2018 Sebanyak 301 Orang

Eko memastikan, pihaknya atau petugas yang mengantarkan paket bantuan dimaksud dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dan tidak bertemu secara langsung dengan pasien isoman.  Dimana pengantar ataupun Bhabinkamtibmas akan menyimpan pesanan isoman di depan rumah tempat pasien isoman. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi kontaminasi ataupun penyebaran virus yang mematikan itu.

Dia juga mengaku, akan terus memonitoring kondisi pasien isoman setiap hari dan akan berkoordinasi dengan Satgas Kota Baubau untuk memastikan kembali keadaannya paling lambat 14 hari kedepan.

Data hasil pantauan tersebut akan diteruskan ke Tim Gugus Tugas Covid-19 Baubau, dan Polres untuk bisa dikirimkan ke Bhabinkamtibmas yang berada di masing-masing kelurahan sehingga dapat dilakukan proses pemantauan kembali.

“Siapa tahu ada keperluan diluar aplikasi yang bisa dilakukan,” pungkasnya. (B)

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan