Hari Bumi, Ratusan Mahasiswa UHO Lepas Penyu ke Laut

  • Bagikan
Pelepasan penyu sisik dan penyu madu di Pantai Desa Tapulaga, Kamis (25/4/2019). (Foto: Wayan Sukanta/SULTRAKINI.COM).
Pelepasan penyu sisik dan penyu madu di Pantai Desa Tapulaga, Kamis (25/4/2019). (Foto: Wayan Sukanta/SULTRAKINI.COM).

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Ratusan mahasiswa Fakultas Ilmu Kehutanan dan Lingkungan Haluoleo (FHIL UHO) Kendari bersama warga, beramai-ramai melepaskan sembilan penyu di pantai Desa Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Kamis (25/4/2019).

Pelepasan penyu yang juga dirangkaikan dengan penanamam 1000 bibit pohon bakau. Kegiatan ini digelar, dalam rangka memperingati Hari Bumi yang jatuh pada 25 April.

Dekan FHIL UHO, Profesor Aminudin Mane Kandari, mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan dan meningkatkan populasi penyu di habitatnya.

“Ancaman terhadap populasi penyu ini menjadi perhatian yang sangat besar. Hal ini mengingat maraknya terjadi perburuan penyu yang menyebabkan ancaman kelestariannya. Olehnya itu, saya mengajak mahasiswa untuk bergerak dan berpartisipasi untuk ikut dalam kegiatan ini,” kata Aminudin.

Dia menyebutkan kondisi alam saat ini mulai terancam khususnya terhadap lingkungan. Sehingga pihaknya berinisiatif untuk menggerakan mahasiswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan peduli lingkungan ini.

“Kerusakan alam merupakan merupakan salah satu pemicu terjadinya pemanasan global, sehingga diperlukannya perharian khusus oleh semua kalangan. Saat ini kita hanya terlalu disibukan dengan aktivitas pekerjaan, namun perhatian terhadap alam ini selalu luput dari kepedulian kita,” ujarnya.

Untuk diketahui, jenis penyu yang dilepas di pantai Desa Tapulaga, yakni jenis penyu sisik dan penyu madu.

Baca:   Demi Menyambung Hidup, Pedagang Pasar Wuawua Berdagang di Pinggir Jalan

Laporan: Wayan Sukanta
Editor: Habiruddin Daeng

  • Bagikan