Jaga Ketersedian Bahan Pokok, Bulog Sultra Terus Serap Beras Petani

  • Bagikan
Kabid Pengadaan Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Divre Sultra, Jamaludin, (Foto: Wa Rifin/SULTRAKINI.COM) 
Kabid Pengadaan Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Divre Sultra, Jamaludin, (Foto: Wa Rifin/SULTRAKINI.COM) 

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Sulawesi Tenggara (Sultra) terus melakukan penyerapan beras petani setiap hari hingga 80 ribu ton guna memenuhi stok beras di gudang bulog. 

Jelan bulan Ramadan Bulog Sultra saat ini memiliki stok beras sekitar 200 ton, stok tersebut diproyeksikan masih bertahan hingga lebaran 2021 mendatang.

Kabid Pengadaan Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Divre Sultra, Jamaludin, mengatakan sejak Maret kemarin hingga pekan ini, masih massa panen beras dan Bulog secara rutin melakukan penyerapan.

“Setiap hari bisa sampai 30 hingga 80 ton penyerapan. Minggu ini Gudang Bulog bisa penuh dengan kapasitas gudang sebanyak 7.000 ton beras. Beras tersebut bakal dikirimkan juga ke daeah kepulauan seperti Raha dan Baubau,” ujarnya saat ditemui di gudang Bulog Punggaloba, Kamis (8/4/2021).

Saat ini, penyerapan diakukan Bulog pada petani yang panen di daerah Bombana dan Konawe. Untuk Konawe Bulog menyerap dan disimpan di gudang Unaaha. 

Jamaludin menyampaikan tahun ini target penyerapan beras petani sebanyak 45.700 ton lebih tinggi dari sebelumnya sebanyak 24.000 ton beras ditahun 2020.

“Rata-rata produksi beras petani selama setahun di Sultra kurang lebih 300.000 ribu ton pertahun untuk produksi tahun 2020. Jika kita bisa serap sebanyak 45.700 ton maka sudah menyerap beras petani hingga 20 persen,” ucapnya.

Baca:   Sudah 46.124 Ton Beras Impor Masuk ke Sultra

Dijelaskan, ketersediaan pasokan beras merupakan upaya Bulog yang terus melakukan penyerapan (pembelian) beras petani. Di sisi hulu, Bulog menyerap hasil produksi petani, di mana saat ini penyerapan melampaui target tahun sebelumnya. Di sisi hilir, pihaknya melakukan pemeratan stok pangan ke setiap kabupaten/kota dan stabilisasi harga pangan melalui operasi pasar. 

“Kami memastikan stok beras tersedia sepanjang 2021 dan saat ini tersebar di gudang-gudang Bulog di hampir setiap kabupaten/kota se-Sultra. Ketahanan stok beras yang sangat cukup memenuhi kebutuhan penyaluran atau stabilisasi harga,” ucapnya. 

Dia menambahkan, Bulog menyediakan beras yang berkualitas dan bermutu dimiliki Bulog diserap dari petani lokal Sultra. “Kami menyediakan beras yang diserap dari petani lokal. Adapun daerah-daerah sentral penghasil beras petani yaitu Kabupaten Kolaka, Koltim, Konawe, Bombana dan Konsel,” tambahnya. (C)

Laporan: Wa Rifin
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan