Poltekkes Kendari Ajak Warga Kambu Membuat Antiseptik Alami

  • Bagikan
Pihak Jurusan Laboratorium Medis Poltekkes Kendari membantu warga Kambu membuat pembuatan cairan antiseptik alami. (Foto: Al Iksan/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Warga Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara mendapatkan edukasi dan pelatihan membuat cairan antiseptik non-alkohol dari pihak Jurusan Laboratorium Medis Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kendari, Jumat (10/9/2021).

Ketua panitia kegiatan, Satya Darmayani, menuturkan pembuatan cairan antiseptik non-alkohol ini dinilai sangat penting dalam menghadapi pandemi Covid-19. Selain menggunakan bahan alami dan tidak memiliki efek samping, warga bisa membuatnya dengan mudah, dibandingkan membelinya dengan harga mahal di pasaran.

“Kalau kulitnya sensitif memakai hand sanitizer berbahan alkohol dapat menyebabkan iritasibkarena itu muncul ide untuk memanfaatkan bahan alami,” ujar Darmayani.

Pembuatan antiseptik sekaligus disinfektan alami dalam bentuk cair ini hanya menggunakan bahan baku di sekitar kita.

“Selain meningkatkan pengetahuan warga tentang kebersihan, juga bernilai ekonomis karena bahan dan peralatan yang dibutuhkan sangat sederhana sehingga mudah diproduksi,” sambungnya.

Klik gambar diatas untuk melihat jadwal tes

Tumbuhan yang diperlukan untuk pembuatan antiseptik alami dan dapat pula dibudidayakan di pekarangan rumah.

Warga cukup menggunakan air perasan jeruk nipis 8 ml, daun mint 50 gram, Aqua Destilata 200 ml, dan gel lidah buaya 5 sendok makan yang dapat membasmi kuman serta menghambat perkembangan bakteri pathogen. Kemudian alat yang diperlukan, berupa panci, mangkok, pisau, gunting, kompor, saringan, dan talenan.

Baca:   Ini Tanggapan, Dukcapil Kendari Dugaan Pemalsuan KTP oleh La Ode Ota

Cara membuatnya, yaitu daun mint yang sudah dicuci dikeringkan lalu dipotong-potong, campurkan Aqua Destilata 200 ml. Kedua bahan ini kemudian dimasukkan ke dalam panci berisi air yang sudah didihkan 15 menit lalu dengan suhu 980 derajat selcius. Selanjutnya angkat panci dan didiamkan selama 30 menit. Setelah dingin, ekstrak disaring sampai memperoleh filtrate yang jernih. Berikutnya filtrat dari ekstrak daun mint ditambah dengan bahan lain.

Takaran bahan-bahan tadi adalah untuk membuat 100 ml antiseptik. (C)

Laporan: Al Iksan
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan