Iklan Clarion

Danrem 143 HO Tegaskan Deteksi Dini Keberadaan ISIS

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Komandan Korem 143 Halu Oleo Kolonel Inf Andi Perdana Kahar turut prihatin dengan aksi terorisme yang terjadi di Marawi, Filipina Selatan. Milisi yang berafiliasi dengan teroris ISIS mulai menebarkan ancaman dan ketakutan hingga menyebabkan ribuan penduduk mengungsi. Karenanya, dia menegaskan agar dapat mendeteksi dini keberadaan jaringan ISIS di wilayah Indonesia tak terkecuali Sulawesi Tenggara.

Hingga saat ini militer Filipina mulai melakukan perlawanan untuk mencegah penyebaran teroris lebih luas lagi, apalagi diwilayah perairan Filipina yang tengah diduduki oleh kelompok milisi Abu Sayyaf yang rutin melakukan penyanderaan terhadap ABK kapal semakin membuat perlawanan terhadap teroris semakin berat dan penuh tantangan. 

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

“TNI dan Polri saat ini aktif untuk cegah penyusupan dari ISIS ke wilayah Indonesia,” ucap Danrem dalam sambutannya saat silaturahmi dan buka puasa bersama keluarga besar TNI, Polri, Forkompinda dan komponen masyarakat di Makorem 143 Halu Oleo, Kamis (15/6/2017). 

Kelompok ISIS terang-terangan merupakan ancaman yang nyata yang dapat mengancam stabilitas keamanan di Indonesia, Danrem menegaskan perlunya deteksi dini dan tingkatkan kewaspadaan terhadap masuknya ISIS. 

Jajaran TNI dan Polri diharapkan pro aktif lakukan kegiatan pencegahan deteksi dini didaerah masing-masing. 

“Kepada warga yang baru masuk diharapkan segera wajib lapor ke RT dan RW setempat dan juga diketahui oleh Bhabinkamtibmas,” pungkas Danrem.

Laporan: Rian Adriansyah

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.