Iklan Clarion

Dinkes Kendari Awasi Penjualan Kondom

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Menjelang pergantian tahun baru, Dinas Kesehatan Kota Kendari menghimbau kepada pemilik apotik di Kota Kendari untuk memperketat penjualan alat kontrasepsi kondom.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Rahminingrum, mengatakan kondom merupakan alat kontrasepsi resmi, namun, sebagian kalangan dimanfaatkan bukan pada peruntukannya seperti digunakan untuk seks bebas.

“Memang pada saat weekend itu seperti Sabtu dan Minggu, saya perhatikan penjualan kondom ada peningkatan, sebenarnya kondom ini kan alat kontrasepsi resmi, namun sudah ada pergeseran untuk seks bebas,” ucap mantan Sekretaris Penanggulangan HIV Aids Kota Kendari itu saat ditemui SultraKini.com di ruang kerjanya, Rabu (26/12/2018).

2019 mendatang, lanjut Rahminingrum, Dinkes Kota Kendari akan berkoordinasi dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Kendari dalam mengawasi penjualan kondom.

“Seperti halnya pengawasan obat batuk, obat batuk kan tidak bisa dibeli lebih dari lima kebawah tidak boleh satu dos sekaligus dan siapa yang beli, begitu halnya dengan kondom ini juga akan diawasi,” kata Rahminingrum.

Rahminingrum menerangkan sebagai alat kontrasepsi, kondom digunakan sebagai alat untuk menghindari penularan HIV Aids bagi pasangan resmi.

” Kita berharap masyarakat tidak menggunakan kondom tidak pada tempat dan pemanfaatannya sesuai yang dianjurkan sebagai alat kontrasepsi sehat,” pungkasnya.

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.