Pandemi Covid-19 di Sultra Buat Penghunian Kamar Hotel Turun Drastis

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Mohammad Edy Mahmud menyampaikan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada Maret 2020 tercatat 29,39 persen atau turun 24,93 poin dibandingkan TPK Februari 2020 sebesar 54,32 persen.

“Selama pandemi Covid-19 di Sultra membuat tingkat hunian hotel bintang jadi menurun. Jika dibandingkan dengan Maret 2019,” ujar Edy, Senin (4/5/2020).

Dari Maret 2019 sampai Maret 2020 untuk TPK tertinggi terjadi pada Februari 2020, yaitu 54,32 persen, sedangkan TPK terendah pada Maret 2020 tercatat 29,39 persen.

Edy menjelaskan, Tingkat Pemakaian Tempat Tidur (TPTT) hotel bintang di Sultra pada Maret 2020 tercatat 34,43 persen, mengalami penurunan sebesar 18,50 poin dibandingkan dengan keadaan Februari 2020 yang tercatat 52,93 persen.

“Terjadi penurunan sebesar 12,46 poin bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 46,89 persen. Seperti halnya TPK, untuk TPTT dari Maret 2019 sampai Maret 2020 tertinggi pada April 2019, yaitu 72,57 persen, sedangkan TPTT terendah pada Maret 2020, yaitu 34,43 persen,” jelasnya.

Dalam data BPS, secara keseluruhan rata-rata lama menginap tamu asing dan dalam negeri (domestik) hotel bintang di Sultra bulan Maret 2020 sebesar 1,78 hari, mengalami peningkatan sebesar 0,29 poin, dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu pada Februari 2020 (1,49 hari).

Jika dibandingkan antara tamu dalam negeri (domestik) dengan tamu asing, rata-rata lama menginap tamu dalam negeri (domestik) lebih rendah dari rata-rata lama menginap tamu asing, yang pada Maret 2020 masing-masing tercatat 1,77 hari dan 3,11 hari.

Persentase perbandingan antara tamu asing dengan tamu dalam negeri (domestik) hotel bintang di Sultra pada Maret 2020 tercatat 99,77 persen adalah tamu dalam negeri (domestik) dan sisanya 0,23 persen adalah tamu asing, atau terjadi pergeseran 0,04 poin.

Rata-rata lama menginap tamu (asing dan dalam negeri) dari Maret 2019 sampai Maret 2020 tertinggi bulan Oktober 2019 yang tercatat 2,14 hari, kemudian terendah pada Desember 2019, yaitu 1,41 hari.

Laporan: Wa Rifin
Editor: Sarini Ido

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.