Iklan Clarion

Pasar Wameo Baubau Terbakar

SULTRAKINI.COM: Sebanyak 13 unit bangunan lapak di Komplek Pasar Wameo, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara ludes dilalap api pada Selasa (30 Januari 2018) malam, sekitar pukul 20.30 WITA. Api dapat dipadamkan sejam kemudian, tepatnya pukul 21.45 WITA.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran namun kerugian materil diperkiran mencapai ratusan juta rupiah.

Lima di antara bangunan kios yang terbakar adalah penjual sembilan bahan pokok miliki Kadek Muliani, Mama La Badili, Mama Nunung, serta La Ubodan.

Selain itu, ikut terbakar sebuah rumah makan milik Gafur, sebuah kios pemotongan ayam, dan sebuah kios penggilingan agung milik Sumino.

Menurut saksi mata, Afid (50), melihat kios milik Wa Isyarati menyala dari dalam rumah dengan mengeluarkan bunyi letusan. Diperkirakan di situlah api bermula. Api dengan cepatnya merembet di tempat lainnya. 

Kepala Pasar Wameo La Ode Rasyid menjelaskan, sekitar pukul 20.50 Wita, tiga mobil pemadam kebakaran dibantu satu unit mobil tangki ukuran 5.000 liter yang memuat air tiba di lokasi kebakaran dan langsung melakukan pemadaman.

Pasar Wameo terletak di Betoambari yang jaraknya dari pusat kota Baubau sekitar 2 Km, fungsinya sebagai TPI dan pasar wisata. Di sini terkenal dengan pasar RB alias rombengan, yakni pasar baju bekas inpor.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.