BNNP Sultra: Pegawai BLK Kendari Harus Jauhi Narkoba

  • Bagikan
Sosialisasi BNNP Sultra di Kantor BLK Kendari tentang P4GN (Foto: Dok. BNNP Sultra)
Sosialisasi BNNP Sultra di Kantor BLK Kendari tentang P4GN (Foto: Dok. BNNP Sultra)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) menyambangi Kantor Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari guna memberikan informasi dan edukasi tentang bahaya narkoba dan sejenisnya, Jumat  (26 Februari 2021), kemarin.

Sebanyak 40 orang pegawai BLK turut serta dalam sosialisasi yang diselenggarakan oleh BNNP Sultra itu di Aula Kantor BLK Kendari.

Adanya sosialisasi dan informasi ini disambut baik oleh para pegawai BLK Kendari dengan ucapan yang tidak terhingga Kepada BNNP Sultra untuk kesediaannya memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba bagi pegawai BLK Kendari.

Penyuluh Narkoba BNNP Sultra, Lili Saus mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya memproteksi jajaran BLK Kendari guna menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan bebas dari narkoba.

“Kami memberikan informasi dan edukasi tentang bahaya dari penyalahgunaan narkoba, sehingga dengan demikian mereka memiliki imun untuk tidak terlibat ataupun menggunakannya (narkoba),” kata Lili.

Ia juga menyampaikan pihaknya memberikan informasi kepada seluruh jajaran pegawai BLK Kendari tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, dan upaya pencegahan, baik kepada teman, keluarga termasuk lingkungan kerja.

“Sehingga pegawai BLK Kendari memiliki imun dan mampu memproteksi dirinya dalam mencegah bahaya narkoba dan mampu menerapkan pola hidup sehat,” tutur dia.

Oleh karena itu, ia mengajak kepada semua pihak khususnya jajaran BLK Kendari agar menjauhi narkoba dan menyatakan perang terhadap barang haram tersebut.

Baca:   Gerindra Target 9 Kursi DPRD Sultra

Kepala BLK Kendari, La Ode Haji Polondu mengatakan bahwa ia selalu mengimbau seluruh jajaran agar tidak terlibat pada penyalahgunaan ataupun peredaran gelap narkoba.

“Kami selalu mengimbau untuk tidak mencoba-coba terhadap narkoba, karena berbahaya bagi kesehatan dan bisa berurusan dengan hukum,” kata dia saat dihubungi via telepon selulernya.

Sosialisasi upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) tersebut menerapkan protokol kesehatan yang ketat, menggunakan masker, cuci tangan, dan jarak kursi peserta berjauhan, serta sebelum masuk ruangan suhu tubuh diukur dan menggunakan hand sanitizer. (Adv)

Laporan: Hasrul Tamrin

  • Bagikan