Jelang Tahun Ajaran Baru, Sekolah-sekolah di Kendari Persiapkan PBM Tatap Muka

  • Bagikan
Ilustrasi
Ilustrasi

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2021/2022, sejumlah sekolah yang ada di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara tengah mempersiapkan diri untuk menggelar proses belajar mengajar (PBM) tatap muka langsung. Dua diantaranya yakni SMAN 10 Kendari dan SDN 51 Kendari mengaku telah siap menggelar pembelajaran tatap muka.

Kepala Sekolah SMAN 10 Kendari, Muhidin mengungkapkan dalam pembelajaran tatap muka langsung jumlah siswa satu kelas nantinya akan dibagi dua kelompok dengan model pembelajaran digilir tiap minggu.

“Antara tatap muka dan daring ini masih dilakukan dua-duanya, artinya yang tidak belajar minggu ini diberikan dalam bentuk materi untuk persiapan minggu depan. Begitu juga yang belajar minggu ini, minggu depannya tidak belajar mereka juga akan diberikan tugas atau materi, jadi itu yang kami rencanakan akan dilaksanakan,” terangnya saat di temui di ruangannya, Selasa (15/6/2021).

Sambungnya, untuk protokol kesehatan siswa hanya diminta untuk menyediakan masker, selebihnya akan disiapkan pihak sekolah mulai dari cuci tangan hingga hand sanitizer. 

Lanjut dia, bahkan dalam PBM tatap muka langsung ini sekolah telah meminta persetujuan izin orang tua siswa, guna mendapatkan izin siswa mengikuti pembelajaran tatap muka dan rata- rata orang tua setuju untuk belajar tatap muka.

Muhidin berharap Covid-19 segera berlalu agar supaya pembelajaran bisa dilakukan secara full.

Baca:   Waspada Penipuan dari Situs Berhadiah Mengatasnamakan Telkomsel

Serupa dengan hal itu, Guru Kelas 6 SDN 51 Kendari, Nunut Andriyani menjelaskan sekolah telah siap menggelar pembelajaran tatap muka mulai dari kurikulum, perangkat, hingga kelengkapan protokol kesehatan semua sudah siap. Hanya tinggal menunggu keputusan pemerintah setempat.

“Yang kami siapkan di sekolah masker kemudian hand sanitizer tiap kelas, tempat cuci tangan tiap kelas itu ada, lengkap dengan sabunnya sama alat pengukur suhu juga di siapkan”, bebernya Selasa, (15/6/2021).

Kata Nunut, nantinya jumlah siswa satu kelas akan dibagi ke dalam dua shift jadwal masuknya. Ada shift satu dan ada shift dua dan itu semua masuk pagi.

“Kita berharap pandemi ini cepat selesai, siswa bisa masuk tatap muka kembali disekolah. Supaya kita bisa mengajar seperti biasa,” ucapnya penuh harap. (B)

Laporan: Al Iksan
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan