Mahasiswa Kehutanan STIP Wuna Belajar Peduli Kawasan Hutan Lindung Warangga

  • Bagikan
Orientasi Pendidikan dan Pengenalan Lapangan mahasiswa Prodi Kehutanan STIP Wuna. (Foto: Ist)
Orientasi Pendidikan dan Pengenalan Lapangan mahasiswa Prodi Kehutanan STIP Wuna. (Foto: Ist)

SULTRAKINI.COM: MUNA – Dalam upaya menjaga eksistensi keberadaan Hutan Lindung Warangga sebagai kawasan penyangga Mata Air Jompi, sejumlah mahasiswa Program Studi Kehutanan, Sekolah Tinggi Pertanian Wuna, Kabupaten Muna mengikuti Orientasi Pendidikan dan Pengenalan Lapangan angkatan XIII.

Mahasiswa baru Kehutanan STIP Wuna ini diajak lebih peduli terhadap keberlanjutan pengelolaan dan perlindungan kawasan hutan Warangga, di mana eksistensinya sebagai salah satu kawasan hutan yang harus dilindungi kini kondisinya sangat memperhatikan.

“Kita ajak mahasiswa kehutanan melindungi kawasan hutan lindung Warangga,” ujar Ketua Prodi Kehutanan STIP Wuna, Wa Ode Ernawati Mardi, Kamis (27 Januari 2022).

Ajakan tersebut dinilai pantas sebagaimana alam menjadi aset berharga yang harus dilindungi, termasuk Hutan Lindung Warangga. Terlebih kawasan ini ikut mempengaruhi ketersediaan dan kualitas sumber mata air Jompi yang merupakan sumber air bersih bagi ratusan ribu warga di Kota Raha dan sekitarnya.

“Kemudian sejak dini kami tekankan pada mahasiswa kehutanan agar melestarikan keberadaan Hutan Warangga, di dalamnya ada sumber mata air yang harus dirawat dan dilestarikan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Dadang menjelaskan selain mahasiswa dilatih dan diberikan pemahaman tentang hutan selama lima hari tersebut, mereka juga terlibat dalam penanaman ratusan pohon.

Baca:   Konawe Utara Juara Umum Cabor Bulutangkis pada Porprov XIII

Seperti diketahui, akhir-akhir ini debit mata air Jompi semakin menurun sehingga suplai air kepada masyarakat melalui Perusahaan Daerah Air Mineral (PDAM) menjadi terhambat. Beda kasus ketika musim hujan. Mata air ini menjadi tercemar dan keruh. (C)

Laporan: Hasan Jufri
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan