Pemprov Sultra Siapkan Bonus 5,7 Miliar Bagi Peraih Medali di PON Papua

  • Bagikan
Plt Kepala Dispora Sultra, Trio Prasetio Prahasto (Foto: Al Iksan/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara rencananya akan memberikan penghargaan berupa bonus sebesar Rp5,7 miliar kepada atlet dan pelatih peraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 lalu.

Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sultra, Trio Prasetio Prahasto memastikan bonus tersebut akan diberikan pada November ini. Anggaran tersebut bersumber dari APBD Perubahan 2021.

“InsyaAllah penyerahannya Minggu depan, karena SK penetapan bonus kemungkinan lusa baru ditandatangani oleh gubernur. Setelah itu BPKAD proses untuk pencairan,” paparnya, Senin (1/11/2021).

Ia merincikan jumlah bonus yang diberikan bagi atlet peraih medali adalah sebesar Rp4,4 miliar. Tentunya juga dalam bonus ini terdapat perbedaan antara atlet tunggal dan beregu atau tim.

“Atlet tunggal peraih medali Emas kami siapkan Rp100 juta, Perak Rp75 juta, sedangkan untuk Perunggu Rp50 juta,” sebutnya.

Sementara itu, bagi atlet dengan kategori beregu atau tim Pemprov menyiapkan Rp75 juta bagi peraih Emas, Rp50 juta untuk Perak dan Rp35 juta untuk peraih medali Perunggu.

Untuk bonus pelatih kata dia, Pemprov menyiapkan Rp1,3 miliar dengan rincian  Emas Rp30 juta, Perak Rp25 juta dan Perunggu Rp20 juta. Jadi keseluruhan bonus yang akan disalurkan kepada atlet mencapai Rp5,7 miliar.

Baca:   Permintaan KPK: Gugatan Nur Alam Terhadap Basuki Wasis Ditolak

“Besaran bonus ini berbeda dengan hadiah saat PON XIX Jawa Barat pada 2016 lalu. Bonus ini merupakan kebijakan bapak gubernur Sultra, Ali Mazi untuk memperhatikan atlet yang berprestasi,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Sultra, Ali Mazi mengungkapkan bonus ini merupakan apresiasi dari kami kepada atlet yang telah berjuang tanpa mengenal lelah di PON apalagi di tengah pandemi seperti sekarang. Pembagian bonus kata Ali Mazi telah sesuai dengan prestasi yang dicapai oleh atlet tersebut.

“Ibaratnya kue kan harus dibagi rata, tentu sesuai dengan porsinya masing-masing,” ucapnya. (B)

Laporan: Al Iksan
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan