Sekda Sultra: Secara Keseluruhan Persiapan HPN di Sultra Capai 70 Persen

  • Bagikan
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sultra yang juga sebagai Ketua Panitia Lokal HPN, Nur Endang Abbas (Foto: Al Iksan/SULTRAKINI.COM) 
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sultra yang juga sebagai Ketua Panitia Lokal HPN, Nur Endang Abbas (Foto: Al Iksan/SULTRAKINI.COM) 

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Jelang perayaan Hari Pers Nasional (HPN) yang dilaksanakan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 6 hingga 9 Februari 2022 mendatang, selaku tuan rumah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mulai merampungkan terkait pelaksanaan teknis kegiatan yang akan dilakukan agar berjalan lancar nantinya. 

Atas hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sultra yang juga sebagai Ketua Panitia Lokal HPN, Nur Endang Abbas, menyebut secara keseluruhan persiapan telah mencapai 70 persen tinggal melihat dibeberapa bagian lagi yang dirasa masih kurang, nanti akan ditambahkan. 

“Secara teknis sudah siap semua, melihat lagi mana yang kurang nanti disiapkan. Secara keseluruhan sudah mencapai 70 persen. Tapi setiap saat kita di panitia selalu berkoordinasi dengan panitia pusat,” ungkapnya, Selasa (25/1/2022). 

Kemudian, lanjutnya, untuk tempat upacara puncak masih belum ditentukan karena mengingat HPN ini bakal dihadiri Presiden Joko Widodo jadi mengikuti protokol istana. Jadi, semuanya tergantung dari pusat. 

Kata dia, panitia di daerah hanya menyiapkan beberapa venue, berikutnya dilihat dari semua sisi kira-kira mana yang layak untuk dijadikan tempat terselenggaranya kegiatan. 

“Kita menyiapkan tiga tempat yakni ada Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai, MTQ pusat untuk panggung hiburan dan pameran, lalu halaman Kantor Gubernur Sultra. Namun tempat itu belum pasti, karena masih mau dilihat oleh panitia pusat,” paparnya. 

Baca:   Mengenal Tari Kambero Buton Pernah Tampil di KTT APEC akan Meriahkan HPN 2022

Lanjut Endang, mengingat pelaksanaan HPN ini masih dalam situasi pandemi Covid-19 maka perwakilan dari tiap provinsi dibatasi hanya 5 orang dari setiap organisasi yang diperbolehkan. Setiap peserta HPN juga akan diarahkan untuk melakukan Rapid Test

“Kalau akan menghadiri acara presiden, semua tamu dan petugas wajib melakukan PCR dalam kurun waktu 1 kali 24 jam,” ujarnya. 

Dia berharap, dengan adanya event nasional semacam ini apalagi akan datang juga Duta Besar (Dubes) dari berbagai negara lain akan membuat Sultra lebih dikenal dengan berbagai potensi sumber daya alamnya sehingga menarik minat investor. 

“Kita tahu sendiri Sultra sedang ‘seksi’ di diskusikan dunia karena potensi yang dimiliki, dengan HPN ini kita bisa saling bertukar informasi tentang itu,” tuturnya. 

Di sisi lain, dengan banyaknya kegiatan lain yang akan digelar, seperti Seminar Nasional Pertambangan, Pariwisata, Lingkungan Hidup yang berfokus pada Mangrove, Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), dan Forum Investasi. Diharapkan akan melahirkan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah dan itu lahirnya di Sultra. 

“Kalau pers yang menyoal akan lebih strong ke pemerintah untuk perubahan yang lebih baik untuk Indonesia dan khususnya Sultra itu sendiri,” tandasnya. (C)

Laporan: Al Iksan 
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan