Ali Mazi Imbau Pemda Dukung Penyelenggaraan PAUD

  • Bagikan
Gubernur Sultra, Ali Mazi memberikan sambutan (Foto: Istimewa)
Gubernur Sultra, Ali Mazi memberikan sambutan (Foto: Istimewa)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi menyebut jumlah anak yang berusia lima sampai enam tahun masih banyak yang belum mengikuti pendidikan anak usia dini (PAUD).

“Di Sultra angka partisipasi kasar (APK) masih berada dibawah rata – rata nasional yaiti 68 persen. Sementara target satu desa satu PAUD baru sekitar 63 persen desa yang memiliki PAUD,” kata Ali Mazi saat mengukuhkan pengurus bunda PAUD Sultra dan bunda PAUD kabupaten/kota se- Sultra, Jumat (22/11/2019).

Ia menyebut, kualifikasi tenaga pendidik PAUD yang belum S1 sebanyak 41 persen. Salah satu bukti bahwa Pemprov sangat konsen dan memajukan pendidikan di daerah ini pada semua jenjang usia, termasuk anak usia dini yaitu melalui program Sultra Cerdas. Diarahkan untuk mendorong penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas, demi melahirkan generasi bangsa yang cerdas, berkarakter dan berdaya saing.

“Kita harus tetap optimis untuk mencari jalan keluar dalam rangka memberikan layanan pendidikan kepada anak generasi kita. Saya yakin dan percaya, melalui kerja sama dan tanggung jawab semua pemangku kepentingan, mulai dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota dan seluruh mitra, baik pemerintah maupun swasta, niscaya dalam waktu yang tidak terlalu lama angka tersebut akan mengalami kenaikan dibarengi dengan peningkatan kualitas layanan PAUD,” ujar Ali Mazi.

Menurutnya, PAUD memberikan dasar untuk semua aspek perkembangan individu yaitu agama dan moral, fisik dan motorik, kognitif, bahasa, sosial dan seni. Namun perlu diingat bahwa ancaman di sekitar anak yang harus diwaspadai dan ditangkal yaitu kekerasan.

Baca:   Agustus 2020 Impor Besi dan Baja Sultra Menurun Drastis 83,67 persen

Ali Mazi mengimbau para bupati/walikota agar memberikan perhatian yang serius dan memberikan dukungan yang maksimal terhadap penyelenggaraan PAUD yang ada di daerahnya.

“Apa yang kita lakukan sekarang ini harus menjadi motivasi dalam melakukan langkah-langkah konkrit dan kerja nyata yang bersinergi dengan program pemerintah daerah dan stakeholder terkait, guna meningkatkan angka partisipasi kasar Sultra setidaknya bisa masuk dalam 10 besar tingkat nasional,” tutupnya.

Laporan: La Niati

Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan