Kemenag Baubau: Calon Jemaah Haji Saling Menguatkan, Bisa Berangkat Tahun Berikutnya

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Dibatalkannya keberangkatan haji Indonesia pada 2021, otomatis ikut membatalkan keberangkatan haji di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, meski telah melunasi biaya perjalanan hingga mengikuti vaksinasi.

Total calon jemaah haji asal Kota Baubau, yaitu 169 orang dari data awal 173 orang. Pengurangan terjadi karena terdapat peserta haji meninggal. Calon jemaah juga telah melunasi biaya perjalanan dan sebagian mengikuti vaksinasi sebagai syarat berangkat haji.

“Sudah divaksinasi, sudah tahap kedua tinggal kita menunggu tahap selanjutnya dari Kementerian Agama, ternyata pada hasil rapat ditunda keberangkatan,” ucap Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Baubau, Muhammad Natsir, Sabtu (5/6/2021).

Dikatakan Natsir, kebijakan Kemang tersebut, para calon jemaah haji saling menguatkan. Hal itu nampak dari pesan grup WhatsApp dari pendaftar. “Semoga diberikan kesehatan, kekuatan, dan diberikan umur panjang pada tahun depan atas izin Allah bisa melaksanakan ibadah haji,” ujarnya menirukan bunyi pesan salah satu calon jemaah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, Fesal Musaad, menjelaskan salah satu alasan haji 2021 dibatalkan lantaran Covid-19 masih mewabah.

“Pembatalan haji saya kira untuk mengangkat harkat dan martabat manusia dan kemanuasaian. Pertimbangan kemanusiaan menyelamatkan jiwa di tengah pandemi Covid-19. Negara negara yang punya kuota haji sedikit itu yang diprioritaskan. Jemaah haji banyak bersabar dulu, ikhlas yang penting niat mendaftar untuk pergi haji itu sudah ibadah,” jelasnya di Baubau.

“Uang aman, nanti misalnya tahun 2022 akses Arab Saudi itu dibuka ya mereka itu diprioritaskan untuk melakukan ibadah haji,” sambungnya. (C)

(Baca juga: Jemaah Haji Indonesia Batal Berangkat di 2021, Bagaimana Uang Jemaah?)

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.