Iklan Clarion
Festival Pesona Budaya Tua Buton

Pemerkosa Murid SD Dikejar

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Murid kelas tiga SD warga Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, diperkosa laki-laki paruh baya yang mengaku sebagai teman bapaknya, Sabtu (27/4/2019) siang.

Anak berinisial R (9 tahun) itu diperkosa di sebuah rumah kebun, di sekitaran Nanga-nanga.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Anduonohu, Pelda Abdul Haris, menerangkan sebelum kejadian awal R disuru ibunya ke Pasar Anduonohu untuk membeli tempe sekira pukul 11.30 Wita, dengan berjalan kali. Dalam perjalanan, seorang laki-laki paruh baya yang mengendarai motor metik merah mengajaknya untuk pergi dan mengaku sebagai teman bapaknya.

“Setelah naik motor, Anak itu diajak melewati pasar, kemudian menuju Nanga-nanga, masuk ke suatu tempat, di rumah kebun. Terjadi pemaksaan dan pengancaman. Kalau teriak akan dibunuh. Di tempat itulah anak ini diperkosa,” ungkap Abdul Haris kepada SultraKini.com saat ditemui di kediamannya, Minggu (28/4/2019) sore.

Setelah selesai diperkosa, R kemudian diantar kembali ke Pasar Anduonohu dan ditinggalkan oleh pelaku sekira pukul 13.00 Wita. Dengan kekuatannya yang masih tersisa, R berjalan pulang dan melaporkan kejadian yang dialaminya ke ibunya. Ketika kejadian tersebut, ayahnya sedang bekerja dan tidak ada di rumah.

Ibu R kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Poasia. Setelah identitas diambil dan dibuatkan laporan polisi, pada pukul 17.00 Wita, R dibawa ke RS Bhayangkara Kendari untuk divisum.

“Sampai jam lima sore, anak itu masih mengeluarkan darah di alat vitalnya. Bahkan di kakinya banyak darah yang mengering. Dan anak ini bilang, seperti mau terpisah pahanya lantaran sakitnya itu,” jelas Pelda Abdul Haris, Minggu (28/4/19).

Saat ini, pelaku masih dalam pengejaran. Ciri-ciri pelaku hampir diketahui berdasarkan keterangan anak dan orang tua.

Setelah kejadian, R takut dan enggan berbicara pada bapaknya. Ibunya merasa shock dengan kejadian yang menimpah anaknya.

Laporan: Intan Juwita
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.