Pj Wali Kota Baubau Segera Terapkan Data Desa Presisi

  • Bagikan
Pj Wali Kota Baubau Rasman Manafi bersalaman dengan Pj Gubernur Sultra pada acara Rakor di Kendari, Jumat (28 September 2023). FOTO: IST
Pj Wali Kota Baubau Rasman Manafi bersalaman dengan Pj Gubernur Sultra pada acara Rakor di Kendari, Jumat (28 September 2023). FOTO: IST

SULTRAKINI.COM: Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto, mengajak semua pihak untuk mendukung usaha pengumpulan data akurat berbasis presisi sebagai upaya mewujudkan Sultra Maju dan Sejahtera.

Hal itu dikemukakan Andap pada rapat koordinasi antara DPRD dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Tingkat I dan II serta akademisi yang berlangsung di ruang pola kantor gubernur Sultra, Jumat (29 September 2023).

Usaha pengumpulan data  di Sultra itu dikerjasamakan dengan akademisi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) yang sebelumnya telah berhasil mengembangkan aplikasi Data Desa Presisi (DDP) yang telah digunakan di 13 provinsi di seluruh Indonesia.

DDP adalah sebuah aplikasi berbasis teknologi yang dikembangkan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mengelola data presisi pada tingkat desa atau wilayah kecil. Aplikasi ini bertujuan untuk menyediakan informasi yang akurat, terperinci, dan real-time tentang berbagai aspek kehidupan di desa, seperti demografi, ekonomi, pertanian, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.

Keistimewaan dari DDP adalah akurasi data yang tinggi dan kemampuan untuk memetakan informasi tersebut dalam bentuk visualisasi yang mudah dimengerti. Dengan data yang sangat akurat dan terinci ini, pemerintah dan pembuat kebijakan dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan efektif dalam merencanakan pembangunan dan menyusun program-program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

Aplikasi DDP dapat digunakan untuk mengidentifikasi masalah-masalah lokal, memonitor progres pembangunan, merencanakan alokasi sumber daya, dan mengukur dampak dari berbagai kebijakan pembangunan.

Dengan demikian, DDP memainkan peran penting dalam mendukung pembangunan berbasis data presisi, di mana keputusan-keputusan didasarkan pada data yang akurat dan dapat diandalkan.

Di Sultra, program DDP sudah mulai diimplementasikan di wilayah Kabupaten Kolaka Utara.

“Apalagi, para akademisi yang memiliki pengetahuan ini adalah putra-putri daerah Sultra. Mengapa kita tidak memanfaatkan teknologi ini untuk mengarahkan program pembangunan kita secara lebih tepat sasaran,” kata Andap.

Menanggapi arahan Pj Gubernur, Pj Wali Kota Baubau, Rasman Manafi, menyambut baik dan berjanji akan segera mengambil tindakan. Aplikasi DDP dianggap mampu menyediakan data yang akurat dan sangat bermanfaat dalam proses pengambilan keputusan.

“Kami sepakat dengan Bapak Pj Gubernur karena hal ini adalah dasar bagi kebijakan pembangunan. Insya Allah, Kota Baubau akan segera mengimplementasikan DDP pada tahun 2024,” kata Rasman.

Selain itu, saat ini pemerintah kota Baubau tengah berfokus pada delapan kegiatan percepatan penanganan kondisi daerah sesuai dengan arahan presiden RI. Fokus tersebut mencakup pengendalian inflasi, penurunan kemiskinan ekstrim, penurunan stunting, percepatan izin investasi, peningkatan penggunaan produk dalam negeri, optimalisasi potensi daerah, penyelenggaraan pemilu 2024, serta pemeliharaan kondusifitas daerah dan upaya antisipasi konflik.

Editor: M Djufri Rachim

  • Bagikan