Baubau Expo Ajang Komunikasi Pemerintah dan Masyarakat 

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Dalam rangka hari jadi ke – 478 dan ulang tahun Kota Baubau yang ke -18 sebagai daerah otonom, Pemerintah Kota Baubau mengadakan pameran Baubau expo dan festival keraton kesultanan buton yang akan berlangsung dari tanggal 12 hingga 17 Oktober 2019.

Rangkaian kegiatan Baubau expo dan festival keraton kesultanan buton terdiri dari beberapa event yaitu pesona seni kreatif, pesona batu poaro, tari kolosal dan tenun karnaval, pagelaran kesenian dan budaya daerah, santiago, tuturangiana andala, pekande-kandea, pesona bubusiana lipu, sarasehan wisata, dan berbagai hiburan panggung menarik untuk masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran SKPD, instansi vertikal, BUMN, BUMD, dan organisasi pemerintah dan non pemerintah.

Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse, berharap masyarakat dapat memanfaatkan momen ini untuk berkomunikasi sehingga dapat menjalin hubungan silaturrahmi antara masyarakat dengan pemerintah.

“inikan diikuti oleh seluruh SKPD Pemkot Baubau sehingga menjadi wadah bagi masyarakat yang ingin bertanya atau ingin mendapatkan informasi bisa langsung ke stan – stan expo OPD terkait,” kata Monianse, Sabtu (12/10/2019).

Seusai membuka dengan resmi expo dan festival keraton kesultanan buton, La Ode Ahmad Monianse ditemani Sekretaris Kota, Roni Mukhtar, Kapolres Baubau, dan sejumlah pejabat daerah berkeliling mengunjungi setiap stan yang ada.

Sekretaris Kota Baubau, Roni Mukhtar, setelah melihat pameran expo dirinya mengaku sangat mengapresiasi setiap stand expo pameran. Seperti saat berkunjung di Stan Badan Penelitian dan pengembangan daerah Kota Baubau yang memarkan alat pembakar ikan terkondisi hasil karya mahasiswa fakultas teknik mesin Universitas Dayanu Ikhsanuddin yang diikutkan lomba di balitbang.

“tawarkan ke pemilik-pemilik warung, seperti sop sodara, penjual ikan bakar, kalau ukurannya juga mungkin bisa diperkecil sesuai kebutuhan warung nanti, tawarkan ke mereka (pemilik warung makan),” saran Roni

 

Laporan: Aisyah Welina

Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.