Imbas PPKM di Sultra, Jumlah Penumpang Pesawat Turun di Atas 50 Persen

  • Bagikan
Suasana Bandara Haluoleo, Senin (12/7/2021). (Foto: Wa Rifin/SULTRAKINI.COM)

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Jumlah penumpang di Bandara haluoleo, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara turun hingga sekitar 80 persen selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di wilayah setempat dan sejumlah wilayah di Indonesia.

Per 27 Juni 2021 jumlah penumpang yang datang maupun berangkat terdata 2.803 orang sedangkan 11 Juli di tengah PPKM berskala mikro jumlah penumpang 665 orang.

Humas UPBU Haluoleo, Nurlansah, mengatakan penurunan jumlah penumpang disebabkan oleh PPKM di beberapa daerah. Salah satunya di wilayah Sultra dengan keluarnya surat edaran gubernur tentang ketentuan protokol transportasi selama PPKM bahwa semua pelaku perjalanan melali darat, laut, dan udara wajib tes PCR. Sementara itu penumpang wilayah Pulau Jawa harus memiliki surat vaksin dan RT-PCR dan penumpang wilayah Bali harus memiliki RT-PCR berbarkot sebagaimana dikeluarkan oleh gugus tugas.

“Jadi masing-masing daerah mengeluarkan SE dan itu harus kita patuhi dan yang menentukan layak terbangnya penumpang adalah Karantina Kesehatan Pelabuhan Kelas II Kendari (KKP) yang memvalidasi syarat-syarat kelengkapan orang yang akan bepergian,” jelasnya, Senin (12/7/2021).

Penurunan jumlah penerbangan imbas PPKM juga turut dirasakan dari setiap harinya mencapai 24 kali datang maupun berangkat, kini hanya delapan kali penerbangan.

Baca:   Hasan Mbou: PB Siap "Perang" Hadapi Caleg Parpol Besar

Sementara itu dampak PPKM ini juga terjadi pada penurunan jumlah penerbangan, sebelum PPKM setiap hari penerbangan mencapai 24 kali yang datang maupun yang berangkat pada 12 Juli 2021.

Pantauan Sultrakini.com, kondisi Bandara Haluoleo nampak sepi, hanya beberapa orang saja sedang melakukan validasi syarat-syarat penumpang untuk melakukan perjalanan. Hingga pukul 10.00 Wita belum ada pesawat mendarat di Bandara Haluoleo. (B)

Laporan: Wa Rifin
Editor: Sarini Ido

  • Bagikan