Kasus Covid-19 di Baubau Melonjak, Sebagian Diduga Varian Omicron

  • Bagikan
Plt Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse. (Foto: Dok. Kominfo Kota Baubau)
Plt Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse. (Foto: Dok. Kominfo Kota Baubau)

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Sebanyak 129 orang saat ini di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, terkonfirmasi positif Covid-19 yang diantaranya diduga merupakan varian Omicron.

Plt Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse, mengatakan 50 persen dari angka kasus Covid-19 di Kota Baubau berasal dari mereka yang belum menerima vaksinasi. 

“Update status kita level 3 kelihatannya dari kasus itu 50 persen dari yang terkena kasus adalah orang yang belum vaksin dan 2 persen itu sudah dua kali vaksin itu kecil,” kata Monianse pada sejumlah media, Selasa (15 Februari 2022).

“Dari data ini kami sangat mengharapkan masyarakat diberikan edukasi bahwa rupanya kalau kita vaksin tingkat terpapar kita menjadi kecil,” tambahnya.

Dia menyampaikan, masyarakat yang terkonfirmasi positif telah melakukan isolasi secara mandiri di rumah masing-masing, terutama bagi mereka yang gejalanya tidak berat dan mereka akan dipantau oleh tim medis dari puskesmas wilayah kerja masing-masing daerah.

“Tim medis akan memantau tetap memantau mereka, untuk hal-hal yang sifatnya bergejala dan membutuhkan perawatan rumah sakit, rumah sakit juga sudah siap,” ucapnya.

Sampai saat ini, capaian vaksin di Kota Baubau sudah cukup tinggi, dosis 1 mencapai lebih dari 80 persen sementara dosis ke dua mencapai lebih dari 50 persen.

Baca:   Target Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Kota Baubau Belum Tercapai

Namun capaian vaksin anak masih di bawah 50 persen. Hal ini kata Monianse, karena daya terima masyarakat belum baik tentang vaksinasi. Di mana sebagian masyarakat masih percaya dengan hoaks sehingga menimbulkan cara pandang yang salah terhadap vaksin.

Oleh karena itu, pihaknya akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat Baubau khususnya orang tua siswa yang belum menerima vaksinasi.

“Kami tidak akan pernah berhenti terus melakukan edukasi kepada masyarakat untuk menerima sebagai salah satu impian kita dalam menyelamatkan warga Kita terhadap terpaan covid-19,” tutupnya. (C)

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Hasrul Tamrin

  • Bagikan